Pengecer Judi Togel Hongkong dan Singapura di Tangerang Diciduk

Permainan judi togel Hongkong dan Singapura ternyata masih umum dimainkan dengan harapan bisa mendapat nilai keuntungan di dalamnya. Tetapi, berbeda dari kasus berikut ini dimana 4 pengecer judi togel Hongkong dan Singapura di kawasan Tangerang berhasil diciduk petugas kepolisian, 26 Januari 2021.

Empat pengecer dan pengepul judi tersebut memang meresahkan masyarakat. Bahkan dari beberapa masyarakat mendapat kerugian dan memperburuk citra kampung mereka karena adanya perjudian togel yang semakin banyak dimainkan.

Berdasarkan laporan Kapolresta Tangerang, mengatakan penangkapan kasus judi togel tersebut diawali laporan masyarakat mengenai maraknya judi togel di lingkungan mereka. Hal ini terus ditindak lanjuti dengan melihat bagaimana prosedur observasi mengenai kasus judi togel dan beberapa poin di dalamnya.

Memang dari populernya judi togel Singapura dan Hongkong di masyarakat sering membuat resah bahkan dapat menurunkan tingkat pendapatan seseorang karena kecanduan akan bermain game judi togel tersebut. Dari tersangka inisial IN dari Desa Cileles, Tigaraksa mengungkapkan dari beberapa kegiatan judi togel tersebut memang memberi nilai untung kepada pemain tetapi tidak selalu didapatkan karena konsep togel memang seperti itu.

ilustrasi togel

baca juga: Pemain Judi Asal Medan Menjadi Salah Satu Raja Judi

Pada saat penangkapan tersangka utama tidak ada perlawanan sama sekali. Kemudian ada barang bukti seperti kertas rekapan nomor pasang judi, barang bukti uang tunai, dan beberapa barang bukti lainnya.

Koneksi dari empat tersangka tersebut terlihat cukup apik. Bahkan dari tersangka utama selalu mendapatkan kode-kode penting agar proses bermain togel Singapura dan Hongkong tidak mudah dideteksi.

Perputaran uang dari empat tersangka tersebut mampu memperlihatkan informasi penting kepada pihak kepolisian dalam membaca dan mengamati bagaimana kasus tersebut terjadi. Tidak tanggung-tanggung karena dari pihak kepolisian menaksir ada banyak kerugian materiil bsia didapatkan para pemainnya.

Pihak kepolisian juga terus mengejar sindikat judi togel sampai ke bandar tertinggi. Sampai akhirnya masyarakat Kabupaten Tangerang tidak merasa khawatir dengan kegiatan bermain game judi togel Hongkong dan Singapura.

Berdasarkan kasus perjudian togel dari empat tersangka tersebut mendapat ancaman Pasal 303 KUHP, dengan ancaman pidana mencapai 10 tahun penjara. Cukup banyak kasus dari perjudian togel Singapura dan Hongkong yang mana kerap memberi penawaran menarik kepada calon pemainnya.

Dalam hal ini pihak kepolisian akan terus menilai bagaimana sebuah kasus perjudian berhasil diungkap sampai terus memperluas proses pengejaran terhadap tersangka lainnya. Dari sini pihak kepolisian juga terus mempertimbangkan langkah apa saja untuk mencegah terjadinya pola bermain judi togel lagi dan terbukti meresahkan masyarakat.

Ancaman pidana selama 10 tahun diharapkan bisa memberi pengalaman penting agar tidak selalu menggunakan permainan judi togel Hongkong dan Singapura untuk menghasilkan nilai keuntungan besar.

Modus perjudian togel Hongkong dan Singapura semestinya menjadi pembelajaran bagi masyarakat akan dampak buruk yang selalu didapat ketika bermain judi togel.

sumber: metro.sindonews.com

Scroll to Top